Senyuman anak kecil memang semakin imut apalagi ketika usai munculnya gigi. Masing-masing anak memiliki waktu keluarnya gigi berbeda-beda hanya momennya gak bisa dipastikan. Biasanya bocah munculnya gigi perdana di umur kira-kira 4 bulan ke 1 tahun. Tapi terkadang ada yang kurang amaupun lebih.

Sekalipun ada perbedaan momen keluarnya gigi pada bayi tapi gejala yang dialami pada semua bayi hampir sama. Di masa tersebut merupakan suatu masa ketidaknyamanan dan rasa nyilu pada gusi si anak kecil. Sehingga bayi bakal rewel atau sering menangis. Tapi bagi para ibu tidak perlu resah, karena itu merupakan tanda-tanda anak kecil tumbuh gigi. Dengan begitu penting diketahui bagaimana ketika tanda-tanda bayi tumbuh gigi anak kecil sehingga seorang mama mampu memaklumi hal itu.

Rasa Nyeri pada Gusi

Adanya rasa sakit pada jaringan lunak di gusi akibat dari infeksi. Biasanya timbulnya gigi perdana akan terasa nyilu, demikian pula pada saat timbulnya gigi geraham yang terlihat sebagai yang teramat menyakitkan. Ibu tak usah khawatir, sebab seiring dengan keluarnya gigi si bayi yang terus merata, perlahan-lahan si bayi bakal menganggap terbiasa dengan munculnya gigi dan perasaan gak enak di hari mendatang.

Sering Mengeluarkan Air Liur

Pada timbulnya gigi bisa merangsang pengeluaran air liur di mulut bocah. Maka tak heran kalau Ibu terkadang melihat mulut bocah selalu mangap dan air liur menetes dari mulutnya.

Sering Menggigit

Desakan pada pertumbuhan gigi yang akan keluar dari gusi mengakibatkan rasa sakit terhadap gusi bocah. Hal itu bakal menjadikan ketidaknyamanan terhadap keadaan bayi tersebut. Tak cuma itu saja, rasa risih dan gatal di gusi anak kecil menyebabkan anak kecil hendak meluapkan dengan menggigit sesuatu yang dipegang malah sampai menggigit pentil ibu diwaktu lagi menyusu.

Batuk-Batuk

Pengeluaran air liur yang banyak lantarannya timbulnya gigi mengakibatkan bocah gampang tersendak bahkan hingga batuk-batuk. Itu terjadi karena banyaknya air liur yang memenuhi mulut. Tapi kalau tak ada timbulnya gejala flu, pilek, maupun alergi mestinya gejala yang satu ini gak terlalu rumit. Tapi kalau memang mengalami batuk-batuk terus dapat jadi anak kecil mengalami sakit sebab virus dan lain-lainnya.

Ruam Pada Dagu atau Wajah

Gak hanya ngences dan batuk-batuk, netesnya air liur yang amat banyak selama masa pertumbuhan gigi pula mengakibatkan munculnya ruam kulit yang garing di sekitar area mulut, dagu, ada kalanya di leher. Pemicunya adalah kontak langsung dengan air liur itu sendiri. Oleh karena itu, Ibu hendaknya rajin mengusap air liur bocah menggunakan sapu tangan yang halus dalam mengurangi keluarnya ruam. Walaupun, kalau ruam telah terbentuk, balurkan krim maupun lotion pada bocah dengan perlahan dan aman bagi si bayi.

Tidak Nafsu Makan

Dengan rasa sakit di gusi waktu timbulnya gigi tidak cuma menjadikan anak kecil merasa tak tenang, melainkan juga mampu menghilangkan nafsu makan. Apalagi ketika menyusu saja dapat memicu gusi nyeri. Oleh karena itu, tak perlu heran jika bocah menolak disuapi makanan kenyal maupun susu waktu giginya sedang tumbuh.

Sering Rewel

Gusi anak kecil yang menderita sakit akan membuat si anak sering rewel. Hal ini sangatlah wajar sebab menghadapi ketidaknyamanan yang diderita si kecil ternyata bukan hanya disebabkan oleh nyilu gusi, justru juga dipengaruhi oleh adanya sel-sel di gusi yang hancur dan robek supaya gigi mampu tumbuh keluar. Tidak heran kalau menyebabkan si kecil rewel malah sampai gangguan kesehatan.

Terjadinya Demam

Kebanyakan sering kali terjadi peradangan dalam badan bakal menyebabkan demam, demikian juga dengan infeksi yang terjadi terhadap gusi sebab pertumbuhan gigi. Walaupun demam yang terjadi kebanyakan sebatas demam kecil saja, sehingga mampu diatasi dengan gampang di rumah.

Hematoma Gusi

tanda-tanda tumbuh gigi pada bayi yang sudah terbukti ialah hematoma atau terjadinya pendarahan terhadap bawah gusi. ditunjukkan dengan kepalan kemerahan pada bawah gusi seperti gusi bengkak. Walaupun Ibu tidak mesti sedih, lantarannya gejala ini akan sembuh dengan sendirinya ketika gigi sedang tumbuh. Selama mewngobati nyeri, Ibu juga bisa memberi pertolongan menggunakan kompres dingin.

Sulit Tidur Nyenyak

Dengan mengalami nyeri membuat anak kecil merasa tidak aman sehingga ia susah tidur dengan nyenyak. Biasanya, Ibu menenangkannya dengan cara menyusui. Tapi ada kalanya menyusui bahkan bakal membuatnya tambah sakit akibat gesekan antara puting Ibu dan gusi anak kecil. Untuk memberinya kelembutan, Ibu dapat membuat bocah reda dengan teknik menepuk-nepuknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *